-->
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pengertian Pajak Penjualan Atas Barang Mewah

Konten [Tampil]
Pentingnya Mempelajari Pengertian Pajak Penjualan Atas Barang Mewah

Apa Itu PPnBM

Pengertian pajak penjualan atas barang mewah tidaklah sulit untuk dipahami. Pada umumnya pengertian dari pajak ini adalah pajak yang diberikan pada barang mewah yang dikonsumsi. 

Pajak penjualan atas barang mewah atau biasa disingkat dengan PPnBM ini tidak memandang status dari subjek pajaknya sehingga siapapun bisa menjadi subjek dari PPnBM. PPnBM hanya dikenakan sekali saja ketika mengekspor atau mengimpor barang mewah yang terkena pajak. 

PPNbM dikenakan apabila barang mewah dikonsumsi di dalam daerah pabean. Apabila dikonsumsi di luar daerah pabean maka dikenakan tarif 0%. 

Subjek Pajak PPnBM

PPnBM dikenakan apabila subjek pajak melakukan pengiriman barang mewah yang terkena pajak dalam daerah pabean dan ketika subjek pajak mengimpor barang mewah yang terkena pajak. 

Bagi Anda yang sering membeli barang mewah harus benar-benar paham mengenai pengertian pajak penjualan atas barang mewah agar terhindar dari masalah yang melanggar hukum mengenai pajak.

PPnBM sangatlah penting untuk diberlakukan agar pemerintah dapat mengatur pola konsumsi barang mewah yang terkena pajak dan memperkecil kesenjangan antara masyarakat yang berpenghasilan tinggi dan rendah. 

Selain itu, pajak ini diberlakukan sebagai upaya untuk melindungi produsen lokal sehingga penerimaan negara juga tetap terjaga. 

Barang dikategorikan mewah dan terkena pajak apabila bukan termasuk barang kebutuhan pokok, hanya dimiliki masyarakat dengan penghasilan tinggi, atau barang yang dimiliki untuk menunjukkan status sosial. 

Tarif atas PPNbM

Tarif atas PPNbM diatur dalam pasal 8 UU No. 42 tahun 2009 yang menetapkan tarif paling tinggi sebesar 200% dan tarif paling rendah 10%. 

Anda dapat melakukan perhitungan tarif PPnBM dengan melakukan perkalian antara nilai dasar pengenaan pajak dengan tarif PPnBM dalam persen. Cara untuk membuat laporannya yaitu menggunakan formulir SPT masa PPN 1111. 

Anda dapat melaporkannya bersamaan dengan PPN impor. Perlu diperhatikan juga bahwa pajak ini harus dilaporkan sebelum akhir bulan pada bulan berikutnya setelah tanggal faktur ditetapkan. 

Tidaklah cukup apabila mempelajari pengertian pajak penjualan atas barang mewah saja karena banyak komponen terkait yang harus dipelajari lagi agar dapat mengetahui seluk beluk mengenai PPnBM.