OnlinePajak Capai Penerimaan Pajak Rp 1,3 Triliun di 2016


JAKARTA, Desember 2016: DJP Online mencapai raihan positif sepanjang 2016. Penyedia jasa aplikasi berbasis web ini telah membukukan 200 ribuan pengguna aktif yang telah melakukan pelaporan pajak di aplikasi DJP Online. Faktanya, total penerimaan pajak melalui DJP Online mencapai angka fantastis, Rp 1,3 triliun hingga akhir Oktober tahun ini.

Selain itu, DJP Online juga mengembangkan fitur-fitur baru yang dapat membantu wajib pajak, pengusaha kena pajak, akuntan, dan konsultan pajak dalam mengemban kewajiban serta melakukan aktivitas sehari-hari.

Pe

 

EVOLUSI DI 2016

Pada Maret lalu, DJP Online telah meluncurkan fitur API untuk mengintegrasikan aplikasi para penggunanya sehingga pajak badan dapat diselesaikan lebih cepat. Integrasi API membuat penggunanya menjadi hemat waktu dan lebih efektif karena dapat mengimpor data dari aplikasi yang telah digunakan sebelumnya secara otomatis.

Aplikasi yang dibangun di bawah bendera PT Achilles Advances System (Achilles) ini semakin dalam menancapkan kukunya di industri Financial Technology (FinTech). Hal tersebut dibuktikan dengan penandatanganan nota kesepahaman kerja sama pembayaran pajak melalui aplikasi DJP Online bersama PT Bank Negara Indonesia Tbk.

Juli tahun ini, Direktur Jenderal Pajak menunjuk DJP Online sebagai penyedia layanan pembuatan kode billing dalam sistem pembayaran pajak secara elektronik. Penunjukan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Direktur Jenderal Pajak Nomor KEP-72/PJ/2016 yang dirilis dalam rangka peningkatan pelayanan dan pemberian kemudahan dalam pembayaran pajak.

DJP Online terus berupaya menjadi penyedia jasa aplikasi yang memiliki kredibilitas tinggi sehingga dapat memberikan usaha terbaik bagi pelanggannya, terutama dalam pengelolaan keamanan informasi. Hal ini diperkuat setelah DJP Online mendapatkan sertifikasi ISO/IEC 27001:2013 yang mulai efektif sejak 21 September lalu. ISO 27001: 2013 adalah standar keamanan informasi yang diterbitkan pada 25 September 2013.

Pada dasarnya, ISO 27001: 2013 merupakan spesifikasi untuk sistem manajemen keamanan informasi (Information Security Management System, ISMS). Adapun organisasi, lembaga, atau perusahaan yang memenuhi standar, dapat memperoleh sertifikasi resmi yang dikeluarkan oleh badan sertifikasi independen dan terakreditasi setelah berhasil menyelesaikan proses audit formal.

Saat ini, Achilles tengah mengembangkan aplikasi DJP Online dengan fitur-fitur inovatif seperti Accounts Receivable Management dalam konteks e-Faktur, Payment Reminder, Kelola Karyawan 1 Klik (membuat slip gaji karyawan dan sistem penggajian karyawan cukup dengan 1 klik), e-Bukti Potong, dan pengintegrasian aplikasi pihak ketiga dengan DJP Online.

PT Achilles Advanced Systems menjadi satu-satunya perusahaan asal Indonesia yang terpilih untuk mengikuti 66th International Selection Panel di Boston, Amerika Serikat, pada 7-9 September lalu. Acara yang diselenggarakan oleh organisasi non-profit Endeavor yang berpusat di New York, Amerika Serikat ini, bertujuan untuk mendukung dan membimbing para pengusaha di seluruh dunia. Panelis pada acara tersebut merupakan para pemimpin bisnis kelas atas dan investor yang dipilih dari jaringan luas Endeavor.

Sejak didirikan pada September 2014, DJP Online kini telah merangkul ratusan ribu pengguna. Termasuk di antaranya adalah Tokopedia, Gojek, Kawan Lama Group, PT Astra Otoparts Tbk, Huawei Tech Investment, Ranch Market,  dan masih banyak lagi. DJP Online memiliki misi membantu Indonesia meningkatkan penerimaan negara dari pajak dan mempermudah wajib pajak dalam melaksanakan kewajiban perpajakannya.

PERINGATAN!!!
Jangan menuliskan nomor NPWP Anda pada kolom komentar. Gunakan bahasa yang sopan untuk bertanya terkait dengan kartu NPWP Anda. Terima Kasih
EmoticonEmoticon