Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)

Pengertian NPWP

Nomor Pokok Wajib Pajak atau lebih sering dikenal dengan istilah NPWP, merupakan rangkaian nomor seri yang digunakan oleh kantor pajak untuk mengidentifikasi para wajib pajak di Indonesia, baik wajib pajak pribadi mau pun badan. NPWP dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Pajak dalam bentuk kartu pengenal.

cara mendapatkan npwp online untuk badan
Cara mendapatkan NPWP online untuk wajib pajak badan.

Apakah Memiliki Kartu NPWP Itu Wajib?

Anda harus memiliki kartu NPWP, jika Anda menerima penghasilan kena pajak dari sebuah perusahaan, atau pun dari usaha milik sendiri.

Fungsi dan Manfaat NPWP

  • Sebagai identitas Wajib Pajak. 
  • Sebagai sarana administrasi perpajakan.
  • Menjaga ketertiban dan pengawasan dalam pembayaran pajak dan administrasi perpajakan. 
  • Menjadi persyaratan dalam pelayanan umum misalnya untuk pembukaan rekening koran dan pengajuan kredit di bank, pembuatan paspor, pendirian badan usaha dan lain-lain. 

Cara Membuat NPWP

Untuk memperoleh NPWP, Anda harus registrasi terlebih dahulu. Biasanya, Anda dapat meminta bantuan perusahaan tempat Anda bekerja untuk mengurusnya buat Anda. Namun, jika Anda harus membuatnya sendiri, maka Anda harus mendaftar online terlebih dahulu pada situs Direktorat Jenderal Pajak. Ikuti setiap petunjuk registrasi pada situs tersebut, dan setelah itu cetak formulir yang telah Anda isi online, bawa pada kantor pajak untuk menyelesaikan proses registrasi.

Perlu diingat, bahwa sebagian besar kantor pajak akan meminta Anda untuk membawakan surat pengantar dari tempat kerja Anda. Hubungi kantor pajak tujuan Anda terlebih dahulu sebelum Anda pergi, untuk memastikannya lebih lanjut, serta untuk menanyakan apakah registrasi Anda tetap dapat diproses jika Anda belum bekerja.

DENDA BAGI YANG TIDAK MEMILIKI NPWP

  • Bagi wajib pajak yang dengan sengaja tidak mendaftar atau memiliki NPWP, atau menyalahgunakan sehingga merugikan negara akan dipidana paling lama 6 (enam) tahun penjara, dan didenda paling banyak 4 (empat) kali lebih besar jumlah pajak terutang yang belum atau kurang bayar.
  • Wajib pajak dengan penghasilan yang dikenai PPh Pasal 21, jika tidak memiliki NPWP, akan dikenakan tarif 20% lebih besar dari tarif aslinya. Contoh:

Tarif Pajak Penghasilan Pasal 21 Anda misalkan sebesar 15%, tanpa NPWP akan menjadi = 15% + (15% x 0.2) = 18%

Sedangkan untuk PPh Pasal 22 dan PPh Pasal 23, kenaikan tarif yang berlaku adalah sebesar 100%.

Kode Seri pada NPWP

Info terkait perihal penjelasan tentang angka / kode seri pada kartu NPWP bisa dilihat lebih lanjut di sini.

Begitu Anda telah mendaftar dan mendapatkan NPWP maka Anda bisa memasukkan NPWP tersebut pada aplikasi DJP Online. Setelah itu, Anda pun bisa langsung menggunakan aplikasi DJP Online, baik untuk hitung, setor, dan lapor PPh Pasal 21, PPh Pasal 23 dan PPN dalam satu aplikasi terpadu. Penghitungan dan pengisian form pajaknya otomatis dan akurat, sehingga Anda bisa melaporkan pajak dengan lebih cepat.

Kesimpulan

  • NPWP wajib dimiliki bagi warga negara Indonesia memiliki penghasilan. 
  • Bagi warga negara yang sengaja tidak memiliki NPWP namun mempunyai penghasilan akan dikenakan sebesar denda sebesar 4 kali lebih besar dari pajak terhutang atau pidana penjara selama 6 tahun. Sedangkan bagi wajib pajak dengan penghasilan yang dikenai PPh Pasal 21 akan dikenakan denda sebesar 20% dari tarif aslinya. 
  • Aplikasi DJP Online mempermudah wajib pajak badan dan wajib pajak orang pribadi dalam menuntaskan pajaknya dengan cara yang lebih mudah, cepat dan terintegrasi. Hitung, setor dan lapor pajak online dapat dilakukan hanya dengan 1 klik!

PERINGATAN!!!
Jangan menuliskan nomor NPWP Anda pada kolom komentar. Gunakan bahasa yang sopan untuk bertanya terkait dengan kartu NPWP Anda. Terima Kasih
EmoticonEmoticon