Cara Menghitung PPh 21 Otomatis dengan PTKP 2016


Cara menghitung PPh 21 termudah dengan PTKP 2016 ( PTKP terbaru ) dapat dilakukan secara otomatis dan akurat dengan DJP Online. Bahkan membuat SPT PPh 21 pembetulan juga hanya dengan 1 klik dan seketika jadi. Berikut adalah cara menghitung PPh 21 tercepat dan termudah di DJP Online. 

Cara Menghitung PPh 21 dengan PTKP 2016 Termudah bagi Pemula 

Pada dasarnya setiap orang yang memiliki penghasilan di Indonesia akan dikenakan pajak atas penghasilan. Sesuai definisi pajak penghasilan itu sendiri adalah pajak yang dikenakan atas penghasilan atau pembayaran lain yang diterima atau diperoleh wajib pajak orang pribadi sehubungan dengan pekerjaan atau jasa, jabatan atau kegiatan.

Dasar hukum pengenaan dan pemotongan pajak penghasilan ini terdapat pada UU No. 36 Tahun 2008 Pasal 21 ( PPh Pasal 21 ) dan yang terbaru adalah Peraturan Direktur Jenderal Pajak No. PER-16/PJ/2016 yang mengatur tarif terbaru Penghasilan Tidak Kena Pajak 2016 ( PTKP 2016 ).

cara menghitung pph 21 dengan ptkp 2016 di onlinepajak
10 manfaat utama hitung, setor dan lapor PPh 21 di DJP Online 

 

Cara Menghitung PPh 21 Otomatis di DJP Online 

Perhitungan PPh 21 yang cukup rumit dengan memperhitungkan komponen-komponen seperti penambah penghasilan bruto, pengurang penghasilan bruto, Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP), tarif PPh 21 dan tarif BPJS yang dapat berubah sesuai dengan peraturan pemerintah (DJP) terbaru, mendorong DJP Online mengembangkan sebuah aplikasi yang mudah dan dapat menghemat waktu wajib pajak untuk menghitung PPh 21 secara otomatis yang selalu mengikuti peraturan pemerintah terbaru, termasuk PTKP 2016.

Berikut ini adalah langkah-langkah mudah cara menghitung PPh 21 secara otomatis di DJP Online:

cara menghitung pph 21 dengan ptkp 2016 di onlinepajak
Langkah-langkah menghitung otomatis PPh 21 di DJP Online

 

Langkah 1 : Lengkapi Detail Data Karyawan

Cara menghitung PPh 21 secara otomatis di DJP Online, adalah pertama, lengkapi detail data pribadi karyawan, termasuk NPWP, status pernikahan dan jumlah tanggungan, agar kami dapat menghitung otomatis PPh 21, sesuai dengan nilai PTKP 2016 atau Penghasilan Tidak Kena Pajak 2016 karyawan dan tarif PPh 21.

Sesuai peraturan DJP Nomor PER-16/PJ/2016, bila Anda adalah karyawati yang sudah menikah tanpa pisah harta, sesuai peraturan DJP, Anda dianggap sebagai perempuan belum menikah (TK/0), karena itu silakan centang kolom perempuan dan belum menikah.

Langkah 2 : Lengkapi Detail Kontrak Karyawan

Selanjutnya, lengkapi detail kontrak karyawan dengan memilih :

  • Jenis kontrak karyawan Anda, yaitu:

    • Karyawan Tetap (Permanen)
    • Karyawan Tidak Tetap (Non-permanen), yaitu:
      • Karyawan berkesinambungan (misalnya: pekerja penjual asuransi)
      • Karyawan tidak berkesinambungan (misalnya: konsultan atau pegawai bebas/freelance)
  • Metode perhitungan gaji karyawan, apakah:
    • Metode perhitungan gaji kotor yang berarti pajak ditanggung oleh karyawan, atau
    • Metode perhitungan gaji bersih yang berarti pajak ditanggung oleh perusahaan dengan memberikan tunjangan pajak.
  • Pilih tanggal mulainya kontrak karyawan
    • Bila karyawan masih bekerja, pilih tanggal mulai kontrak karyawan dan kosongkan kolom tanggal berakhir kontrak.
    • Jika karyawan sudah berhenti bekerja, silakan pilih tanggal berakhir kontrak.

Langkah 3A : Lengkapi Data BPJS Ketenagakerjaan

Langkah berikutnya cara menghitung PPh 21 otomatis di DJP Online adalah lengkapi data BPJS Ketenagakerjaan dengan:

  • Mengisi jumlah persentase BPJS Ketenagakerjaan yang seharusnya ditanggung oleh karyawan, menjadi ditanggung perusahaan. Misalnya, dari JHT 2% yang seharusnya dibayar oleh karyawan, setelah dinegosiasikan dengan pihak pemberi kerja, maka disetujui 40% dari iuran JHT 2% tersebut ditanggung oleh perusahaan. Untuk itu, silakan isi kolom ini dengan 40%. Namun, bila nilai BPJS Ketenagakerjaan yang ditanggung perusahaan dan karyawan sesuai dengan peraturan yang berlaku, maka kosongkan kolom ini.
  • Pilih tanggal karyawan saat mulai mendapatkan BPJS Ketenagakerjaan.
  • Pilih jenis BPJS Ketenagakerjaan yang didapatkan karyawan:
    • JKK (Jaminan Kecelakaan Kerja), dan/atau
    • JKM (Jaminan Kematian), dan/atau
    • JP (Jaminan Pensiun) dan/atau
    • JHT (Jaminan Hari Tua).
  • Pilih dasar perhitungan BPJS. Sesuai peraturan, dasar perhitungan BPJS adalah gaji atau upah. Bila hanya berdasarkan gaji pokok, silakan centang "Gaji Pokok". Namun jika berdasarkan gaji bruto (gaji pokok ditambah tunjang lainnya), silakan centang "Gaji Pokok" dan/atau tunjangan "Transportasi" dan/atau tunjangan "Lembur" dan/atau "Honorarium" dan/atau yang "Lainnya".

Langkah 3B : Lengkapi Data BPJS Kesehatan

Silakan lengkapi data BPJS Kesehatan sebagai langkah cara menghitung pph 21 berikutnya dengan:

  • Mengisi jumlah persentase BPJS Kesehatan yang ditanggung perusahaan. Misalnya, dari JKes 1% yang seharusnya dibayar oleh karyawan, setelah dinegosiasikan dengan pihak pemberi kerja, maka disetujui 40% dari iuran JHT 2%. Namun, bila nilai BPJS Ketenagakerjaan yang ditanggung perusahaan dan karyawan sesuai dengan peraturan yang berlaku, maka kosongkan kolom ini.
  • Pilih tanggal karyawan saat mulai mendapatkan BPJS Kesehatan.
  • Centang jenis BPJS Kesehatan yang didapatkan karyawan yaitu "JKes" (Jaminan Kesehatan).
  • Sesuai peraturan, dasar perhitungan BPJS Kesehatan adalah gaji atau upah. Bila hanya berdasarkan gaji pokok, silakan centang "Gaji Pokok". Namun jika berdasarkan gaji bruto (gaji pokok ditambah tunjang lainnya), silakan centang "Gaji Pokok" dan/atau tunjangan "Transportasi" dan/atau tunjangan "Lembur" dan/atau "Honorarium" dan/atau yang "Lainnya".

Langkah 4 : Isi Detail Gaji Karyawan

Selanjutnya cara menghitung PPh 21 otomatis di DJP Online adalah isi detail gaji karyawan, yaitu gaji pokok dan termasuk jika ada:

  • Tunjangan (transportasi, lembur)
  • Bonus atau THR (Tunjangan Hari Raya) Keagamaan
  • Honorarium (penghasilan tambahan di luar gaji pokok, misalnya komisi untuk bagian penjualan)
  • Natura (Imbalan berupa barang, seperti perumahan, kesehatan, pendidikan, pulsa telepon seluler, mobil, dll. Isikan dengan nominal yang dikeluarkan untuk memperoleh barang tersebut)

Kemudian tunggu beberapa detik, hingga Anda mendapatkan hasil perhitungan otomatis pajak bulanan dan gaji bersih Anda.

cara perhitungan pph 21 dengan ptkp terbaru di onlinepajak
Contoh detail perhitungan PPh 21 di DJP Online

Langkah 5 : Lihat Detail Perhitungan PPh 21 (Pilihan)

Untuk melihat detail cara menghitung PPh 21 di DJP Online, silakan klik "Detail Perhitungan"

Langkah 6 : Simpan Data Karyawan

Simpan data karyawan Anda agar dapat membuat SPT Masa PPh 21 atau untuk memperbarui data jika diperlukan.

spt pph 21 di onlinepajak
Langkah membuat SPT Masa PPh 21, setor dan lapor online PPh 21 di aplikasi DJP Online

Langkah 7 : Lihat SPT Masa PPh 21

Klik menu "PPh 21" untuk melihat SPT Masa PPh 21 Anda.

Langkah 8 : Buat Kode e-Billing & Bayar PPh 21 Online

Selanjutnya, buat kode e-billing dengan mengklik "Input Pembayaran" dan bayar PPh 21 Anda secara online dengan mitra bank kami atau dengan bank lainnya, lalu masukkan Nomor Tanda Penerimaan Negara (NTPN) yang Anda dapatkan setelah membayar PPh 21.

Langkah 9 : e-Filing PPh 21

Untuk melaporkan SPT Masa PPh 21, cukup klik "Lapor" dan dalam beberapa saat Anda akan mendapatkan bukti lapor online Anda yang dinamakan Bukti Penerimaan Elektronik (BPE) atau Nomor Tanda Terima Elektronik (NTTE).

ntte e-filing pph 21 di onlinepajak
Contoh Bukti Penerimaan Elektronik (BPE) atau Nomor Tanda Terima Elektronik (NTTE) e-Filing PPh 21 

Langkah 11 : Bayar Gaji Karyawan dengan 1 Klik (Segera Hadir!)

Di DJP Online, Anda dapat membayar gaji (payroll) karyawan-karyawan Anda dengan 1 klik! Tak perlu memasukkan data gaji karyawan berulang kali lagi, cukup klik "Bayar Gaji Karyawan", gaji karyawan akan ditransfer ke rekening bank mereka.

Langkah 12 : Buat Slip Gaji 1 Klik (Fitur Premium) & Email Slip Gaji Otomatis (Segera Hadir!)

Langkah terakhir, klik "Buat Slip Gaji" untuk membuat banyak slip gaji dengan 1 klik dan kirimkan slip gaji secara otomatis (segera hadir!) ke email karyawan-karyawan Anda pada tanggal yang Anda tentukan sendiri.

Sekarang, waktunya Anda memasukkan data dummy dan mencoba perhitungan PPh 21. Tenang saja, data tersebut tidak dapat dilaporkan ke DJP, sepanjang Anda tidak memasukkan NTPN dan klik "Lapor". Anda juga bisa menghapusnya nanti.

buat slip gaji dan bayar gaji karyawan 1 klik di onlinepajak

 

Kesimpulan

Cara menghitung PPh 21 dengan PTKP 2016 di DJP Online sangat mudah dan bisa dilakukan oleh pemula sekalipun. Berikut ini kemudahan dan manfaat yang didapat dengan melakukan perhitungan PPh 21 di DJP Online:

  • Hitung otomatis. Tidak perlu menggunakan excel dan hitung manual. Di DJP Online, perhitungan PPh 21 dilakukan otomatis dan hasilnya bisa didapatkan dalam beberapa detik saja.
  • Diperbarui dengan PTKP 2016. Iuran yang terkait dengan gaji yang dibayar oleh pegawai kepada dana pensiun atau jaminan hari tua yang pendiriannya telah disahkan oleh Menteri Keuangan.
  • SPT PPh 21 Otomatis. Tak perlu membuat SPT PPh 21 Pembetulan satu per satu. Dilakukan DJP Online begitu Anda melakukan perhitungan PPh 21 sejak bulan Agustus, maka otomatis akan membuat SPT PPh 21 Pembetulan dari bulan Januari 2016 (sepanjang Anda telah menjadi anggota dan melakukan e-Filing dengan DJP Online sejak bulan Januari 2016)
  • Bisa membuat kompensasi. Di DJP Online, Anda juga bisa membuat kompensasi atas PPh 21 yang lebih bayar karena pembaruan PTKP 2016.
  • Langsung e-Filing PPh 21, gratis!Setelah menghitung, membuat SPT PPh 21 dan pembetulannya secara otomatis, Anda bisa langsung e-Filing PPh 21 secara gratis di satu aplikasi terpadu!

 

 

PERINGATAN!!!
Jangan menuliskan nomor NPWP Anda pada kolom komentar. Gunakan bahasa yang sopan untuk bertanya terkait dengan kartu NPWP Anda. Terima Kasih
EmoticonEmoticon